Senin, 07 Februari 2011

MATERI IPS SD Kelas IV

Kenampakan Alam, Sosial, dan Budaya
A.Pengertian Kenampakan Alam
Kenampakan alam atau bentang alam adalah bentuk-bentuk permukaan bumi.
B.Jenis-jenis Kenampakan Alam
1.Kenampakan alam wilayah daratan
Misalnya: dataran tinggi, dataran rendah, pantai, tanjung, gunung, dan pegunungan.
2.Kenampakan alam wilayah perairan
Misalnya: sungai, danau, selat, teluk, dan laut.
C.Berbagai Jenis Kenampakan Alam, Ciri, dan Manfaatnya
1.Dataran tinggi
Adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut.
Dataran tinggi dapat dimanfaatkan untuk:
 Menanam tanaman jenis sayuran dan buah-buahan
 Tempat peristirahatan
 Tempat rekreasi
Nama dataran tinggi di Indonesia antara lain:
• Dataran tinggi Dieng di provinsi Jawa Tengah
• Dataran tinggi Kerinci di provinsi Jawa Barat
• Dataran tinggi Tengger di provinsi Jawa Timur
• Dataran tinggi Minahasa di provinsi Sulawesi Utara
• Dataran tinggi Penreng di provinsi Sulawesi Tengah
2.Dataran rendah
Adalah bagian dari dataran yang datar dengan ketinggian antara 0-200 meter di atas permukaan laut.
Manfaat wilayah dataran rendah antara lain:
 Untuk pertanian
 Untuk peternakan
 Untuk perumahan penduduk
Dataran rendah terdapat di pulau-pulau besar di Indonesia yaitu:
• Papua
• Sumatera
• Kalimantan
• Sulawesi
• Jawa
3.Pantai
Adalah bagian dari dataran yang berbatasan langsung dengan laut.
Pantai dapat dimanfaatkan antara lain:
 Untuk tempat wisata
 Untuk tempat tumbuhnya tanaman kelapa dan hutan bakau
 Pasang surut air laut untuk pertambangan dan membuat garam
Nama pantai sebagai obyek wisata di Indonesia antara lain:
• Pantai Parang Tritis di provinsi DI Yogyakarta
• Pantai Lasita di provinsi Banten
• Pantai Nirwana di provinsi Sulawesi Tenggara
• Pantai Sanur dan Kuta di provinsi Bali
• Pantai Losiana di provinsi NTT
4.Tanjung atau semenanjung
Adalah dataran tinggi yang menjorok ke laut. Perbedaan antara semenanjung dengan tanjung terletak p-ada ukurannya. Semenanjung berukuran besar, sedangkan tanjung berukuran lebih kecil.
Nama tanjung dan semenanjung yang terdapat di Indonesia antara lain:
• Tanjung atau semenanjung Jabung di provinsi Jambi
• Tanjung atau semenanjung Kait, Pujut di provinsi Banten
• Tanjung atau semenanjung Sadari di provinsi Jawa Barat
• Tanjung atau semenanjung Bakung, Sari di provinsi Bali
• Tanjung atau semenanjung Malatayur di provinsi Kalimantan Tengah
5.Gunung
Adalah bukit yang sangat besar dan tinggi, dengan ketinggian puncaknya lebih dari 600 meter.
Gunung dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk keperluan:
 Perkebunan
 Rekreasi/karya wisata
 Kegiatan olahraga pedakian
 Penelitian
Nama gunung di Indonesia antara lain:
• Gunung Tangkuban Perahu di provinsi Jawa Barat
• Gunung Gambuta di provinsi Sulawesi Utara
• Gunung Trikora, Mandala di provinsi Papua
• Gunung Agung, Lasung di provinsi Bali
• Gunung Tambora di provinsi NTB
6.Pegunungan
Adalah bagian dari daratan yang bergunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut.
Daerah pegunungan banyak dimanfaatkan untuk:
 Tempat rekreasi
 Tempat peristirahatan
 Kegiatan pertanian jenis holtikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan)
Nama pegunungan di Indonesia antara lain:
• Pegunungan Dieng di provinsi Jawa Tengah
• Pegunungan Tengger di provinsi Jawa Timur
• Pegunungan Jaya Wijaya di provinsi Papua
• Pegunungan Bukit Barisan di pulau Sumatera
• Pegunungan Quarles di pulau Sulawesi
7.Sungai
Sungai ada yang menyebutnya dengan nama kali, krueng, pangkung, dan aek.
Sungai dapat dimanfaatkan orang untuk:
 Irigasi atau pengairan
 Tempat perikanan
 Transportasi
Nama sungai di Indonesia antara lain:
• Sungai Batanghari di provinsi Sumatera Barat
• Sungai Ciliwung di provinsi DKI Jakarta
• Sungai Mahakam di provinsi Kalimantan Timur
• Sungai Opak di provinsi DI Yogyakarta
• Sungai Bengawan Solo di provinsi Jawa Tengah
8.Danau
Adalah genangan air yang sangat luas yang dikelilingi oleh dataran. Menurut kejadiannya, terdapat 2 jenis danau, yaitu:
* Danau alam
Adalah danau yang terbentuk karena kejadian alam. Misalnya, letusan gunung.
* Danau buatan
Adalah danau yang dibuat manusia. Misalnya, waduk atau bendungan.
Manfaat waduk antara lain:
 Objek wisata
 Tempat budidaya ikan
 Pengairan/irigasi
 Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Nama-nama danau yang terdapat di Indonesia antara lain:
• Danau Maninjau di provinsi Sumatera Barat
• Danau Saguling di provinsi Jawa Barat
• Danau Kerinci di provinsi Jambi
• Danau Riam Kanan di provinsi Kalimantan Selatan
• Danau Tondano di provinsi Sulawesi Utara
9. Selat
Adalah perairan atau laut sempit yang menghubungkan dua buah pulau.
Manfaat dari selat:
 Sebagai jalur angkutan terpendek antarpulau
Nama selat di Indonesia antara lain:
• Selat Bangka menghubungkan Sumatera dan Bangka
• Selat Madura menghubungkan Jawa dan Madura
• Selat Makassar menghubungkan Kalimantan dan Sulawesi
• Selat Bali menghubungkan Jawa dan Bali
• Selat Karimata menghubungkan Sumatera dan Kalimantan
10. Teluk
Adalah bagian laut yang menjorok ke darat.
Manfaat dari teluk:
 Sebagai bandar atau pelabuhan laut
Nama teluk di Indonesia antara lain:
• Teluk Bayur di provinsi Sumatera Barat
• Teluk Perigi di provinsi Jawa Barat
• Teluk Bane di provinsi Sulawesi Selatan
• Teluk Sampit di provinsi Kalimantan Tengah
• Teluk Cendrawasih di provinsi Papua
11. Laut
Adalah kumpulan air asin yang menggenang dan menghubungkan daratan atas pulau-pulau.
Laut dimanfaatkan untuk:
 Tempat penangkapan ikan
 Tempat wisata laut
 Tempat lalu lintas antarpulau
Nama laut di Indonesia antara lain:
• Laut Hindia
• Laut Banda
• Laut Seram
D. Ciri-ciri Kenampakan Sosial dan Budaya di Lingkungan, Kabupaten/Kota dan Provinsi
1. Masyarakat yang tinggal di pedesaan memiliki ciri-ciri antara lain:
 Mata pencaharian bertani, berladang, nelayan
 Sifat kekeluargaan dan kegotong royongan masih erat dan terjaga dengan baik, bahkan masih memegang teguh adat istiadat
2. Masyarakat yang tinggal di perkotaan memiliki ciri-ciri antara lain:
 Mata pencaharian utama adalah perdagangan dan jasa
 Sifat kekeluargaan dan gotong royong tidak begitu erat, bahkan adat istiadat sudah mereka tinggalkan
3. Kondisi Budaya
Kondisi budaya di Indonesia sangat beragam, maksudnya tiap daerah memiliki ciri khas yang membedakan antara daerah satu dan lainnya.
Misalnya:
 Rumah adat (tradisional)
 Tarian daerah
 Pakaian tradisional
 Senjata tradisional
 Pertunjukkan daerah
 Adat istiadat/kebiasaan
 Lagu daerah
E. Peristiwa Alam dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan
Contoh-contoh peristiwa alam yang disebabkan oleh faktor alam, dan yang pernah dialami oleh masyarakat di Indonesia antara lain:
1. Gempa bumi
Adalah gerakan atau goncangan lapisan permukaan bumi. Gempa bumi yang disebabkan aktivitas gunung api disebut gempa vulkanik. Sedangkan gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas lempeng tektonik disebut gempa tektonik.
Daerah yang terkena gempa bumi akan berakibat:
 Banyak rumah dan bangunan lainnya hancur
 Banyak korban jiwa yang disebabkan karena reruntuhan bangunan
2. Banjir
Adalah air yang besar dan mengalir cukup deras. Penyebab banjir antara lain hujan deras atau mencairnya salju di wilayah pegunungan, kerusakan bendungan, gempa bumi.
Banjir akan menyebabkan:
 Kerusakan rumah dan bangunan lain
 Kerusakan tanah pertanian
 Kerusakan perkebunan
 Korban jiwa
 Muncul berbagai macam penyakit (diare, desentri, kulit)
3. Letusan gunung api
Gunung api adalah gunung yang mengeluarkan cairan yang sangat panas yang terdapat di dalam bumi. Cairan panas yang terkandung di dalam perut bumi disebut magma.
Jika gunung api meletus akan mengeluarkan antara lain:
 Batu padat yang besar-besar
 Batu kecil (kerikil)
 Cairan panas atau lahar
 Abu halus
Akibat yang ditimbulkan oleh letusan gunung api antara lain:
 Adanya gempa bumi (gempa vulkanik)
 Banyak tanaman yang mati karena terkena lahar
 Timbul penyakit pernapasan (batuk dan sesak napas) akibat dari debu yang dikeluarkan
 Korban jiwa
4. Angin topan atau angin ribut
Angin tersebut terjadi pada saat pergantian musim. Angin topan yang besar dapat mendatangkan hujan yang deras. Apabila angin topan bertiup air laut, maka dapat menimbulkan gelombang besar dan badai yang dahsyat. Selain itu, angin topan juga mengakibatkan kerusakan berbagai jenis bangunan, tanaman, bahkan korban jiwa.
5. Gelombang tsunami
Adalah pasang air laut yang disebabkan gempa bumi. Gelombang pasang ini dapat menimbulkan kerusakan yang cukup parah bagi masyarakat yang tinggal di daerah pantai. Rumah dapat hanyut disapu oleh gelombang tsunami.
F. Perilaku Masyarakat dan Peristiwa Alam
Beberapa perilaku anggota masyarakat yang mempengaruhi peristiwa alam sebagai berikut.
1. Menebang hutan secara liar
Menebang pohon di hutan secara liar dapat menimbulkan kerusakan hutan. Hutan menjadi gundul dan gersang sehingga tidak dapat lagi menahan air hujan, maka akan mendatangkan bahaya dan bencana.
2. Membuang sampah sembarangan
Sampah atau limbah adalah barang-barang buangan atau sisa-sisa yang dihasilkan rumah tangga maupun industri, misalnya kertas bekas pembungkus, botol, plastik, cairan sisa pengolahan industri. Membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan polusi atau pencemaran udara dan pencemaran air. Jika membuang sampah di sungai akan mengakibatkan banjir, masyarakat kekurangan sumber air bersih.
3. Ladang berpindah
Ladang berpindah merupakan proses membuka lahan dengan cara membakar hutan. Setelah dibakar, kemudian lahan tersebut ditanami tanaman pangan. Dengan membakar hutan akan berakibat kebakaran hutan yang lebat, asap mengganggu kehidupan masyarakat sekitar bahkan negara tetangga, dan asap juga mengganggu penerbangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar